Virata Parva

Bab Xlii

Go-harana Parva - Section XLII

Uttara berkata, 'Kepunyaan pejuang terkenal manakah busur yang luar biasa ini, yang di atasnya terdapat seratus ujung emas dan ujung-ujungnya bercahaya? berkobar-kobar dengan kecemerlangan seperti itu? Milik siapakah busur indah yang beraneka warna dengan emas dan permata, dan di atasnya terdapat serangga-serangga emas yang dihiasi dengan batu-batu yang indah? Milik siapakah anak-anak panah yang dilengkapi sayap burung nasar ini, berjumlah seribu, berkepala emas, dan dibungkus dengan tempat panah emas? Siapakah yang memiliki tangkai-tangkai besar ini, begitu tebal, dilengkapi dengan sayap burung nasar yang dipahat pada batu, warnanya kekuningan, runcing, kokoh, dan seluruhnya terbuat dari besi? tempat anak panah bulu musang,2 yang memuat lima gambar harimau, yang memegang batang-batang yang bercampur dengan anak panah bertelinga babi yang semuanya berjumlah sepuluh? Milik siapakah tujuh ratus anak panah ini, yang panjang dan tebal, hal. 74 mampu meminum darah (musuh), dan tampak seperti bulan sabit? 1 Milik siapakah anak-anak panah jambul emas yang diasah pada batu, yang bagian bawahnya dilengkapi sayap sewarna bulu burung beo dan bagian atasnya terbuat dari baja yang bagus? kepala?3 Dibungkus dengan sarung kulit harimau yang beraneka ragam, milik siapakah pedang besar yang bilahnya sangat bagus dan beraneka ragam dengan emas dan dilengkapi dengan lonceng yang berdenting? Milik siapakah pedang tampan yang bilahnya dipoles dan gagang emas ini? Dibuat di negeri Nishada, tak tertahankan, tak mampu dipatahkan, milik siapakah pedang bermata halus yang disarungkan dari kulit sapi ini? Milik siapakah pedang yang indah dan panjang ini, berwarna musang sewarna langit, dilapisi dengan emas, kokoh, dan terbungkus dalam sarung kulit kambing? Siapakah pemilik pedang yang berat, kokoh, dan lebar ini, yang panjangnya hanya melebihi lebar tiga puluh jari, dipoles oleh benturan terus-menerus dengan senjata orang lain dan disimpan dalam kotak emas, yang berkilauan seperti api? Milik siapakah pedang indah dari pedang musang yang ditutupi dengan ujung emas, yang mampu memotong tubuh musuh, yang sentuhannya sama mematikannya dengan ular berbisa yang tak tertahankan dan membangkitkan teror musuh? Ditanya olehku, wahai Vrihannala, apakah engkau menjawabku dengan sejujurnya. Sungguh luar biasa keherananku saat melihat semua objek yang luar biasa ini.'" 73:1Serangga India dari jenis tertentu. 73:2 Kebanyakan edisi membaca chapa yang jelas-jelas salah. Bacaan yang benar adalah isavapas, artinya tempat anak panah. Burdwan Pandits memberikan bacaan terakhir ini. 74:1 Ada yang membaca chandrargha-darsanas. Bacaan yang benar adalah chandrardha-darsanas. 74:2 Kebanyakan edisi readhema-punkhaandsilasi mengandung bentuk jamak instrumental; bacaan yang benar adalah bentuk jamak nominatifnya. 74:3 Sayaka yang dimaksud di sini, sebagaimana dijelaskan oleh Nilakantha, adalah sebuah pedang, dan bukan sebuah batang. Berikutnya: Bagian XLIII