Adivansavatarana Parva - Section LIX
(Adivansavatarana Parva)
Saunaka berkata, 'Wahai putraku, engkau telah menceritakan kepadaku sejarah yang luas dan agung ini yang dimulai dari keturunan Bhrigu. Wahai putra Suta, aku telah banyak bersyukur padamu. Sekali lagi aku meminta kepadamu, untuk membacakan kepadaku, wahai putra aSuta, sejarah yang disusun oleh Vyasa. Narasi yang beragam dan indah yang dibacakan di antara para Sadasya termasyhur yang dikumpulkan pada saat pengorbanan, dalam selang waktu tugas-tugas mereka dalam upacara yang panjang itu, dan juga tujuan dari narasi-narasi itu, aku ingin mendengar pendapatmu, wahai putra aSuta! Oleh karena itu, bacakan semuanya kepadaku secara lengkap.'
'Sauti berkata, 'Para Brahmana, di sela-sela tugas mereka, membicarakan banyak hal berdasarkan Weda. Namun Vyasa membacakan sejarah yang menakjubkan dan agung yang disebut Bharata.'
Saunaka berkata, 'Sejarah suci yang disebut Mahabharata, menyebarkan kemasyhuran para Pandawa, yang oleh Krishna-Dwaipayana, atas permintaan Janamejaya, dibacakan dengan sepatutnya setelah selesainya pengorbanan. Saya ingin mendengarnya sebagaimana mestinya. Sejarah itu lahir dari pikiran Resi agung jiwa yang dimurnikan melalui yoga yang bagaikan lautan. Engkau yang paling utama di antara orang-orang baik, bacakanlah ini kepadaku, karena, wahai putra seorang Suta, rasa hausku belum terpuaskan oleh semua yang telah engkau katakan.'
'Sauti berkata, 'Aku akan membacakan untukmu dari awal yang agung dan
hal. 117
sejarah luar biasa yang disebut Mahabharata yang digubah oleh Vyasa. Wahai Brahmana, dengarkanlah secara lengkap saat aku melafalkannya. Saya sendiri merasakan kenikmatan yang luar biasa dalam membacanya.'”
Berikutnya: Bagian LX